24 Jun 2013

Zat Berbahaya dalam Rokok


1. Nikotin
Zat ini mengandung candu bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk trus menghisap rokok
Pengaruh bagi tubuh manusia :
  • menyebabkan kecanduan / ketergantungan
  • merusak jaringan otak
  • menyebabkan darah cepat membeku
  • mengeraskan dinding arteri
2. Tar
Bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menempel pada paru-paru dan bisa menimbulkan iritasi bahkan kanker
Pengaruh bagi tubuh manusia :
  • membunuh sel dalam saluran darah
  • Meningkatkan produksi lendir diparu-paru
  • Menyebabkan kanker paru-paru
3. Karbon Monoksida
Gas yang bisa menimbulkan penyakit jantung karena gas ini bisa mengikat oksigen dalam tubuh.
Pengaruh bagi tubuh manusia :
  • mengikat hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen
  • menghalangi transportasi dalam darah
4. Zat Karsinogen
Pengaruh bagi tubuh manusia :
  • Memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh
5. Zat Iritan
  • Mengotori saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru
  • Menyebabkan batuk
Zat-zat asing berbahaya tersebut adalah zat yang terkandung dalam dalam ASAP ROKOK, dan ada 4000 zat kimia yang terdapat dalam sebatang ROKOK, 40 diantaranya tergolong zat yang berbahaya misalnya : hidrogen sianida (HCN) , arsen, amonia, polonium, dan karbon monoksida (CO).

Bahaya Rokok/Bahaya Merokok

1. Penyakit jantung
bahaya merokok buat jantung
Rokok menimbulkan aterosklerosis atau terjadi pengerasan pada pembuluh darah. Kondisi ini merupakan penumpukan zat lemak di arteri, lemak dan plak memblok aliran darah dan membuat penyempitan pembuluh darah. Hal ini menyebabkan penyakit jantung.
Jantung harus bekerja lebih keras dan tekanan ekstra dapat menyebabkan angina atau nyeri dada. Jika satu arteri atau lebih menjadi benar-benar terblokir, serangan jantung bisa terjadi.
Semakin banyak rokok yang dihisap dan semakin lama seseorang merokok, semakin besar kesempatannya mengembangkan penyakit jantung atau menderita serangan jantung atau stroke.
2. Penyakit paru
Risiko terkena pneumonia, emfisema dan bronkitis kronis meningkat karena merokok. Penyakit ini sering disebut sebagai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
Penyakit paru-paru ini dapat berlangsung dan bertambah buruk dari waktu ke waktu sampai orang tersebut akhirnya meninggal karena kondisi tersebut. Orang-orang berumur 40 tahun bisa mendapatkan emfisema atau bronkitis, tapi gejala biasanya akan*jauh lebih buruk di kemudian hari, menurut American Cancer Society.
3. Kanker paru dan kanker lainnya
Kanker paru2 sudah lama dikaitkan dg bahaya rokok, yang juga dapat menyebabkan terhadap kanker lain seperti dari mulut, kotak suara atau laring, tenggorokan dan kerongkongan. Merokok juga dikaitkan dengan kanker ginjal, kandung kemih, perut pankreas, leher rahim dan kanker darah (leukemia).
4. Diabetes
Merokok meningkatkan resiko terjadinya diabetes, menurut Cleveland Clinic. Rokok juga bisa naik menyebabkan komplikasi dari diabetes, seperti penyakit mata, penyakit jantung, stroke, penyakit pembuluh darah, penyakit ginjal dan masalah kaki.
5. Impotensi
Rokok merupakan faktor resiko utama untuk penyakit pembuluh darah perifer, yang mempersempit pembuluh darah yang membawa darah ke seluruh bagian tubuh. Pembuluh darah ke p3nis kemungkinan juga akan terpengaruh karena merupakan pembuluh darah yg kecil & dapat mengakibatkan disfungsi ereksi/impoten.
6. Menimbulkan Kebutaan
Seorang yang merokok menimbulkan meningkatnya resiko degenerasi makula yaitu penyebab kebutaan yang dialami orang tua. Dalam setudi yg diterbitkan dalam 'Archives of Ophthalmology' pada tahun 2007 menemukan yaitu orang merokok empat kali lebih mungkin dibanding orang yang bukan perokok untuk mengembangkan degenerasi makula, yg merusak makula, pusat retina, dan menghancurkan penglihatan sentral tajam.
7. Penyakit mulut
Penyakit mulut yang disebabkan oleh rokok antara lain kanker mulut, kanker leher, penyakit gigi, penyakit pada gigi dan nafas.
8. Gangguan Janin
Merokok berakibat buruk terhadap kesehatan reproduksi dan janin dalam kandungan dan kehamilan, termasuk infertilitas (kemandulan), keguguran, kematian janin, bayi lahir berberat badan rendah, dan sindrom kematian mendadak bayi.
9. Gangguan Pernafasan
bahaya merokok
Merokok meningkatkan risiko kematian karena penyakit paru kronis hingga sepuluh kali lipat. Sekitar 90% kematian karena penyakit paru kronis disebabkan oleh merokok.
Sebagai generasi muda bangsa yang dituntut lebih aktif dan berperan dalam negara, baiknya kita bisa memahami dan ikut mengkampanyekan 'no smoking' bukan hanya dihari kampanye 31 Mei, akan tetapi setiap hari dan setiap saat.
Mirisnya, saat ini Rokok sudah dikonsumsi oleh anak-anak dibawah umur dan sudah menjadi sebuah 'keharusan' dalam artian mereka sudah candu terhadap rokok tersebut. Mereka seakan terbebaskan oleh sebatang rokok yang mereka isap.

20 Jun 2013

Refleksi ke 9

Alproo udahh minggu ke sembilan
sesuatuu yaa :)
kali ini kan harinya libur tapi kami masih di kasih tugas
dan tugasnya itu online
rasanya alhamdulilahh sesuatu :)

29 Mei 2013

Refleksi mingu ke 8



Minggu ini kami membahas tentang trouble sorting
saya bersama dua teman saya disuruh membuat raptor
alhasil raptor kami gak bisa jalan alias nihil..
hehehhehe
Tapi tetep semanat ya :)

21 Mei 2013

Program menghitung bilangn berpangkat

#include <iostream>
#include <string>

using namespace std;

class pangkat{
      friend ostream& operator<<(ostream&, pangkat&);
      friend istream& operator>>(istream&, pangkat&);
      public:
pangkat(){};
             void hasil();
          private:
        float x,p;
        int y,i;
        };
        istream& operator>>(istream&in,pangkat&masuk){
            cout<<"------------------------------------ \n";
            cout<<"|    ANISSA SYAHRINA  | \n";
            cout<<"|    UNIV. AHMAD DAHLAN         |\n";
            cout<<"|    YOGYAKARTA                 |\n";
            cout<<"--------------------------------\n";
            cout<<endl;
        cout<<"Masukkan Angka : ";
         in>>masuk.x;
        cout<<"\nMasukkan Pangkat : ";
         in>>masuk.y;
         cout<<endl;
         return in;
         }
        ostream& operator<<(ostream&out,pangkat&keluar){
        cout<<keluar.x<<" pangkat "<<keluar.y<<" : "<<keluar.p;
        cout<<endl;
         return out;
         }
        void pangkat::hasil(){
        p=1;
         for(i=1;i<=y;i++){
        p=p*x;
        cout<<p<<endl;
                       }
        cout<<endl;
         }

    int main()
    {
    pangkat y;
    cin>>y;
    y.hasil();
    cout<<y;
   
    return 0;
}

Program C++ penggabungan dan membalikkan huruf dengan string

#include <iostream>
#include <string.h>
main () {
                using namespace std;
char kata1[50],kata2[50];
cout<<"Masukan Kata 1= ";cin>>kata1;
cout<<"Masukan Kata 2= ";cin>>kata2;
cout<<"hasilstrcat= "<<strcat(kata1,kata2)<<endl;
cout<<"hasilstrupr= "<<strupr(kata1)<<endl;
cout<<"hasilstrlwr= "<<strlwr(kata1)<<endl;
cout<<"hasilstrrev= "<<strrev(kata1)<<endl;
cout<<"hasilstrlen= "<<strlen(kata1)<<endl;
return 0;}

Program C++ untuk menentukan bilangan prima atau bukan

#include <cstdlib>
#include <iostream>

using namespace std;
class prima{
public:
void masukan();
void hasil();
private:
int x,y;};
void prima::masukan(){
    cout<<"=== ANISSA SYAHRINA FEBRI === \n";
    cout<<"| AHMAD DAHLAN UNIVERSITY   | \n";
    cout<<"=============================\n";
    cout<<endl;
cout<<"Menentukan Bilangan prima atau Bukan\n";
cout<<endl;
cout<<"Masukkan bilangan = ";cin>>x;}
void prima::hasil(){
y= 0;
for (int i=1; i<=x; i++)
if (x%i==0)
y++;
if (y==2)
cout<<x<<" = adalah bilangan prima";
else
cout<<x<<" = bukan bilangan prima";}
int main(){
prima x;
x.masukan();
x.hasil();

system("pause");
return 0;
}

Program menentukan persegi atau persegi panjang

#include <cstdlib>
#include <iostream>

using namespace std;

class banding{
      public:
             void input();
             void proses();
             void output();
       private:
               int a;
               int b;
       };
void banding::input(){
    cout<<"============ ANISSA SYAHRINA FEBRI ==============\n";
    cout<<"| Menentukan Bangunan Persegi / Persegi Panjang |\n";
    cout<<"=================================================\n";
    cout<<endl<<endl;
     cout<<"masukan panjang = ";
     cin>>a;
     cout<<"masukan lebar= ";
     cin>>b;
     cout<<endl;
     }
void banding::proses(){
     if(a==b)
     cout<<"bangun ini persegi\n"<<endl;
     else
     cout<<"bangun ini persegi panjang\n"<<endl;
}
void banding::output(){
     if(a==b)
     cout<<"karena sisi bangun SAMA maka bangun tersebut PERSEGI\n"<<endl;
     else
     cout<<"karena sisi bangun BERBEDA maka bangun tersebut PERSEGI PANJANG\n"<<endl;
}
    int main(){

banding x;
x.input();
x.proses();
x.output();      



    system("PAUSE");
    return EXIT_SUCCESS;
}